Potensi Bencana Alam di Indonesia Akibat Kondisi Geologis

Daftar Isi
Secara geologis, Indonesia dilalui oleh dua jalur pegunungan dunia, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Dengan letak tersebut menyebabkan Indonesia memiliki sebanyak 127 gunung api aktif. Jalur pegunungan di Indonesia membentang dari ujung utara Sumatera memanjang melalui pantai barat Sumatera, melewati Jawa, Nusa Tenggara, Banda, Sulawesi, hingga Halmahera.

Gambar Ilustrasi Lempeng Tektonik Indonesia
Gambar Lempeng Tektonik Indonesia (sumber : dokumentasi ruangguru.com)

1. Dampak Negatif Kondisi Geologis Indonesia

Dengan kondisi geologis Indonesia, beberapa aktivitas vulkanik sering terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Aktivitas vulkanik di Indonesia terjadi karena adanya pertemuan tiga lempeng dunia. Lempeng Eurasia di sebelah utara, lempeng Indo-Australia di sebelah selatan, dan lempeng Pasifik di sebelah timur. Pertemuan antar lempeng tektonik tersebut dapat menyebabkan patahan, retakan dan kerusakan pada kerak bumi yang memungkinkan magma mengalir ke permukaan bumi, kemudian terbentuk gunung berapi. Aktivitas ketiga lempeng tersebut juga membuat Indonesia menjadi wilayah yang rawan terjadi gempa bumi.

2. Dampak Positif Kondisi Geologis Indonesia

Selain dampak negatif, letak geologis Indonesia juga memberikan dampak positif, antara lain sebagai berikut :
  • Tanah menjadi subur karena banyak mengandung unsur hara, terutama tanah di kawasan dekat gunung berapi. Hal ini menyebabkan berbagai tanaman sayur dan buat dapat tumbuh dengan subur. Jika kita lihat banyak penduduk di dekat kawasan gunung berapi bekerja sebagai petani sayur.
  • Pasir dan bebatuan yang dikeluarkan oleh gunung berapi dapat digunakan sebagai bahan bangunan.
  • Memiliki keanekaragaman flora dan fauna. Kekayaan flora dan fauna Indonesia dapat memberi manfaat secara ekonomi untuk masyarakat terutama yang tinggal di sekitarnya. Berbagai jenis tumbuhan dan hewan dari alam digunakan sebagai bahan pembuatan obat-obat tradisional ditengah perkembangan obat-obatan modern yang semakin berkembang, hingga saat ini masyarakat Indonesia masih menggunakan resep tradisional yang telah diwariskan secara turun menurun. Sebagai contoh, jamu kunyit asam yang dipercaya dapat mengurangi nyeri perut ketika menstruasi, menurunkan tekanan darah tinggi dan menurunkan berat badan.
  • Contoh lain adalah keberadaan fauna endemik Komodo yang terdapat di daerah Nusa Tenggara Timur yang menjadi ikon wisata dunia. Komodo mendorong terciptanya roda perekonomian melalui para pengrajin yang membuat kerajidan tangan untuk dijual seperti gantungan kunci, dan baju bergambar komodo.
  • Memiliki berbagai sumber daya mineral seperti berbagai jenis batuan, minyak bumi, gas alam (gas bumi). Batuan metamorf mengandung banyak mineral talk yang sering dimanfaatkan dalam pembuatan kosmetik. Minyak bumi yang dapat diolah menjadi beberapa oalahan seperti bensin, solar, avtur, aspal, lilin dan sebagainya. Sebagian besar dari hasil olahan minyak bumi dimanfaatkan sebagai bahan bakar kendaraan. Pemanfaatan gas alam sebagai sumber energi yang berasal dari gas metana dan endapan yang terbentuk selama jutaan tahun lalu, salah satunya pemanfaatannya adalah sebagai bahan bakar gas untuk kendaraan dan memasak.

3. Potensi Bencana Alam di Indonesia akibat Kondisi Geologis Indonesia.

Dengan kondisi wilayah Indonesia yang berada di antara tiga lempeng tektonik menyebabkan Indonesia rentan terhadap beberapa bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi dan bencana geologi lainnya.

a. Gempa Bumi
Gempa Bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi karena tumbukan antarlempeng bumi, patahan aktif, aktivitas gunung api atau runtuhan batuan. Bencana ini bersifat tidak dapat diprediksi kapan akan terjadi. Gempa bumi menimbulkan dampak mulai dari korban jiwa, luka dan kerusakan wilayah dan bangunan.

Contoh gempa bumi di Indonesia adalah Gempa Palu yang terjadi pada tanggal 28 September 2018 berkekuatan 7,8 Magnitudo yang menimbulkan ribuan orang luka-luka, hilang dan meninggal dunia.

Potret Dampak Gempa Palu 2018
Potret tampak udara akibat gempa palu 2018
(Sumber : voaindonesia.com, VOA, Foto : Antara via Reuters)
b. Tsunami
Tsunami merupakan rangkaian gelombang laut yang mampu menjalar dengan kecepatan mencapai 900km/jam atau lebih di tengah laut (Yanuarto, dkk. 2019). Jenis bencana ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti gempa bumi yang terjadi di dasar laut, runtuhan di dasar laut atau letusan gunung api di laut.

Contoh tsunami yang terjadi di Indonesia adalah Tsunami Aceh yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004. Tsunami terjadi akibat gempa yang berkekuatan 9.3 SR dan menewaskan ratusan ribu jiwa. Tsunami tersebut juga dirasakan oleh beberapa negara tetangga yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia seperti Thailand, Sri Lanka, dan India.

Potret Dampak Tsunami Aceh 2004
Masjid Raya Banda Aceh pasca tsunami 2004
(Sumber : voaindonesia.com, Foto : VOA/Eva M)
c. Gunung Meletus
Gunung meletus (erupsi) merupakan peristiwa yang terjadi karena endapan magma di dalam perut bumi didorong keluar oleh gas bertekanan tinggi. Magma yang keluar dari dalam lapisan bumi tersebut memiliki suhu tinggi yang diperkirakan lebih dari 1.000 derajat celcius. Letusan gunung berapi yang membawa batu dan abu dapat melambung hingga radius 18km, bahkan bisa lebih,

Contoh gunung meletus yang terjadi di Indonesia adalah Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada 25-26 Oktober 2010 dengan puncak aktivitas terjadi pada tanggal 4-5 November 2010 dan mulai mereda pada akhir November 2010. Erupsi Gunung Merapi ini menewaskan ratuan jiwa dan salah satunya adalah juru kunci Gunung Merapi yaitu Mbah Maridjan.

Potret Dampak Erupsi Merapi 2010
Potret dampak erupsi Gunung Merapi 2010
(Sumber : Tempo.co, Foto : Reuters/Beawiharta)

Demikianlah penjelasan terkait Potensi Benca Alam di Indonesia Akibat Kondisi Geologis Indonesia. Terima kasih atas kesediaan membaca artikel kami. Semoga bermanfaat 😊. Artikel ini disadur dari beberapa sumber referensi dibawah ini.

SUMBER REFERENSI :
  • Muhammad Nursa'ban & Supardi. 2023. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTS Kelas VII (Edisi Revisi). Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi
  • Gempa Bumi dan Tsunami Sulawesi 2018 (wikipedia)
  • Gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004 (wikipedia)
  • Letusan Merapi 2010 (wikipedia)

Posting Komentar